Fakta - Fakta Unik Google

FAKTA - FAKTA UNIK GOOGLE TIDAK YANG BELUM BANYAK DI KETAHUI



 Di jaman modern seperti ini kemajuan teknologi informasi semakin tinggi siapapun yg tidak bisa beradaptasi maka akan dengan cepat tertinggal dan tergerus oleh kemajuan zaman yg sangat pesat.
 Seperti yang kita ketahui manusia zaman sekarang tidaklah bisa lepas dari yang namanya Smartphone, Smartphone merupakan bukti nyata perkembangan teknologi di bidang informasi, Dengan Smartphone kita bisa mencari informasi dari berbagai sumber melalui internet.
 Bicara soal bergentayangan di dunia internet tentunya kita tidak akan luput dari menggunakan web - web search engine salah satunya adalah Google, anak-anak muda saat ini pasti tau Apa itu Google. Google adalah sebuah mesin pencari yang terbesar dan terbaik saat ini, Google merupakan perusahaan multinasional Amerika serikat, yang berkusus pada jasa dan produk internet.
 Namun dalam perkembangan dan kepopuleran nya banyak juga hal-hal unik seputar Google yang belum banyak diketahui oleh pengguna-pengguna nya Oleh karena itu kali ini TipsQ akan sedikit memberikan informasi seputar hal-hal unik tentang Google. Baca sampai habis ya !.




 NAMA AWAL BUKAN GOOGLE 

 YA ! pada awal-awal Google dibuat nama awalnya bukanlah Google melainkan backrub kenapa demikian ?.
 Pada awalnya Google merupakan sebuah proyek penelitian oleh Larry Page dan Sergey Brin pada bulan Maret 1996, mereka berdua merupakan mahasiswa pasca sarjana Universitas Stanford California.
 Kenapa diberi nama Backrub ?, mereka menyebut kan demikian Karena program tersebut menganalisis "Tautan Balik" Web, untuk memahami betapa pentingnya sebuah situs web, dan akhirnya baru pada Tahun 1997 dirubah menjadi Google dan baru didaftarkan pada domain dot Com pada 15 September 1997. 



NAMA GOOGLE TIDAK SENGAJA 

 Ya nama Google sebenarnya dituliskan dengan tidak sengaja oleh teman Larry Page. Pada tahun awal-awal Google masih bernama Backrub , Setelah beberapa lama Lerry Page merasa bahwa nama Backrub tidaklah cukup baik, Menurut Koller teman Larry Page di Universitas Stanford California , Larry Page Molai meminta bantuan teman-temannya di Universitas Stanford California untuk menemukan nama pengganti yang cocok .
Akhirnya salah seorang dari teman Larry Page, Sean Anderson menyarankan memakai nama Googoplex , setelah sedikit bertukar pendapat Larry Page lebih setuju dengan nama Googo yang lebih pendek.
 Kemudian Anderson memeriksa untuk melihat apakah nama Googo ada dalam list Domain , namun pada saat mengetikan Anderson tanpa sengaja salah dalam mengetik nama tersebut yang seharusnya Googo salah ketik menjadi Google namun ternyata Larry Page lebih menyukai nama tersebut , dan kemudian mendaftar kan nama Google tersebut pada Domain dot Com pada 15 September 1997.




DIMULAI DARI GARASI 

 Memang sih semua yang besar itu dimulai dari yang kecil terlebih dahulu, Sama halnya dengan Google loh !
 Dimulai pada Agustus 1998 salah seorang pendiri perusahaan Sun Microsystems , memberikan investasi kepada perusahaan yang belum berdiri saat itu yaitu Google dengan menulis kan selembar cek sebesar $100.000 untuk Larry Page dan Sergey Brin, dan mulai dari situ Google inc secara resmi berdiri .
 Kantor resmi Google pertama adalah sebuah garasi milik teman mereka yaitu Susan Wijcicki di Menlo Park California, Setelah sebelumnya Google dijalankan di asrama Universitas Stanford California. Susan Wijcicki sendiri akhirnya bergabung dengan Google inc dan menjadi karyawan ke-18 Google inc dan menjabat sebagai CEO YouTube sejak Februari 2014 . 


 SURGA BAGI PARA KARYAWAN YA ! 

 Kenapa bisa di bilang begitu ? Coba kita kupas sedikit.
Dengan semakin besarnya sebuah perusahaan maka ada pengorbanan besar yang dilakukan para karyawan nya tentu Google juga demikian kita bisa sedikit membayangkannya sebuah perusahaan yang melayani seluruh belahan dunia dan dituntut untuk cepat dan tepat.
 Memang bekerja ditempat seperti ini pasti menguras tenaga maupun pikiran dan tentunya waktu , namun itu semua seakan terbayarkan dengan perhatian dari sebuah perusahaan akan kesejahteraan semua karyawan nya .
 Begitupun jika kita menjadi karyawan Google inc , di Google setiap karyawan tentunya mendapatkan tunjangan hingga mereka tua namun bukan itu saja , jika ada karyawan Google yang meninggal dunia dan meninggalkan keluarga maka keluarga nya pun akan mendapatkan tunjangan sebesar setengah dari gaji ,anak yang ditinggalkan pun disekolahkan hingga sekolah menengah dan mendapatkan uang saku setiap hulannya.
 Bukan hanya tunjangan kematian Google pun memberikan fasilitas-fasilitas yang bisa dibilang memanjakan setiap karyawan nya , di kawasan kantor Google sendiri berdiri beberapa gedung - gedung yang merupakan tempat memanjakan setiap karyawan nya seperti pusat kebugaran , restoran , tempat relaksasi/ istirahat , bahkan sampai Game room untuk bermain guna menghilangkan rasa bosan saat berkerja , dan masih banyak lagi fasilitas - fasilitas yg diberikan oleh Google kepada karyawan nya dan harus di ingat semua itu GRATIS...

 Wah jadi Pengan ya ! Jadi salah satu karyawan Google ?
 Sama dong ....

Baiklah cukup sekian dulu apa yang bisa kami tuliskan semoga bermanfaat
Jangan lupa Share artikel ini !
kepada teman-teman kalian

kami dari TipsQ
Terimakasih

DOWNLOAD MUROTTAL SHEIKH MISHARI RASHID AL-AFASY 30 JUZ

 MUROTTAL 30 JUZ SHEIKH MISHARI RASHID AL - AFASY


Sedikit mengenal biografi sheikh mishari rashid al-afasy

Shaikh Mishary Rashid Al-afasy adalah seorang imam, qari, dan hafidz Quran asal Kuwait. yang terkenal dengan suaranya yang sangat merdu dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an ,Ada banyak sekali video tilawah beliau yang beredar di internet dan banyak digemari oleh banyak orang di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Nama lengkap beliau Syaikh Mishary Rashid Ghareeb Mohammed Rashid Al-Afasy , lahir pada hari Ahad, 11 Ramadhan 1396 H / 1976 M di Kuwait. Beliau adalah seorang qori', munsyid, hafiz dan imam berkebangsaan Kuwait. Beliau juga imam masjid Al-Kabir di kota Kuwait. Ia yang memimpin dan juga menjadi imam shalat Taraweh pada setiap tahunnya. Ia pernah belajar di perguruan tinggi Al-Qur'an dan juga di Universitas Madinah Al-Munawwarah. Beliau merupakan spesialis dalam masalah Al-Qur'an terutama dalam masalah bacaan. Beliau juga telah mendapatkan sertifikat oleh sejumlah ulama di bidang Al-Qur'an.

Murattal sheikh mishari rashid al-afasy per surah

NAMA SURAHDOWNLOAD MP3
  Surah Al-Fatihah {01}
  Surah Al-Baqarah {02}
  Surah Al-Imron {03}
  Surah An-Nisa' {04}
  Surah Al-Maidah {05}
  Surah Al-An'am {06}
  Surah Al-A'raf {07}
  Surah Al-Anfal {08}
  Surah At-Taubah {09}
  Surah Yunus {10}
  Surah Hud {11}
Kolom 11 B
  Surah Yusuf {12}
Kolom 12 B
  Surah Ar-Ra'd {13}
Kolom 13 B
  Surah Ibrahim {14}
Kolom 14B
  Surah Al-Hijr {15}
Kolom 15 B
  Surah An-Nahl {16}
Kolom 16B
  Surah Al-Isra' {17}
Kolom 17B
  Surah Al-Kahfi {18}
Kolom 18B
  Surah Maryam {19}
Kolom 9B
  Surah Thaha {20}
Kolom 20B
  Surah Al-Anbiya' {21}
Kolom 21 B
  Surah Al-Hajj {22}
Kolom 22 B
  Surah Al-Mu'minun {23}
Kolom 23 B
  Surah An-Nur {24}
Kolom 24B
  Surah Al-Furqan {25}
Kolom 1 B
  Surah Ash-Shu'ara {26}
Kolom 2 B 
  Surah An-Naml {27}
Kolom 3 B
  Surah Al-Qasas {28}
Kolom 4B
  Surah Al-'Ankabu {29}
Kolom 5 B
  Surah Ar-Rum {30}
Kolom 6B
  Surah Luqman {31}
Kolom 7B
  Surah As-Sajdah {32}
Kolom 8B
  Surah Al-Ahzab {33}
Kolom 9B
  Surah Saba' {34}
Kolom 10B
  Surah Fatir {35}
Kolom 11 B
  Surah Yasin {36}
Kolom 12 B
  Surah Ash-Saffat {37}
Kolom 13 B
  Surah Sad {38}
Kolom 14B
  Surah Az-Zumar {39}
Kolom 15 B
  Surah Al-Mu'min{40}
Kolom 16B
  Surah Fussilat {41}
Kolom 17B
  Surah Ash-Syura {42}
Kolom 18B
  Surah Az-Zukhruf {43}
Kolom 9B
  Surah Ad-Dhukan {44}
Kolom 20B
  Surah Al-Jasiya {45}
Kolom 21 B
  Surah Al-Ahqaf {46}
Kolom 22 B
  Surah Muhammad {47}
Kolom 23 B
  Surah Al-Fath {48}
Kolom 24B
  Surah  Al - Hujurat{49}
Kolom 1 B
  Surah Qaf {50}
Kolom 2 B
  Surah Az - Zariyat {51}
Kolom 3 B
  Surah At- Tur {52}
Kolom 4B
  Surah An - Najm  {53}
Kolom 5 B
  Surah Al- Qamar  {54}
Kolom 6B
  Surah Ar - Rahman {55}
Kolom 7B
  Surah Al-Waaqi`ah  {56}
Kolom 8B
  Surah Al - Hadid {57}
Kolom 9B
  Surah Al - Mujadilah {58}
Kolom 10B
  Surah Al - Hasyr {59}
Kolom 11 B
  Surah Al - Mumtahanah {60}
Kolom 12 B
  Surah As - Shaff {61}
Kolom 13 B
  Surah Al -Jumu`ah  {62}
Kolom 14B
  Surah Al- Munafiqun  {63}
Kolom 15 B
  Surah At - Tagabun {64}
Kolom 16B
  Surah At - Talaq {65}
Kolom 17B
  Surah At - Tahrim  {66}
Kolom 18B
  Surah Al - Mulk  {67}
Kolom 9B
  Surah Al - Qalam  {68}
Kolom 20B
  Surah Al- Haqqah  {69}
Kolom 21 B
  Surah Al- Ma`arij  {70}
Kolom 22 B
  Surah Nuh  {71}
Kolom 23 B
  Surah Al - Jin  {72}
Kolom 24B
  Surah Al- Muzammil {73}
Kolom 1 B
  Surah Al - Muddassir {74}
Kolom 2 B
  Surah Al - Qiyamah  {75}
Kolom 3 B
  Surah Al - Insan  {76}
Kolom 4B
  Surah Al- Mursalat  {77}
Kolom 5 B
  Surah An - Naba` {78}
Kolom 6B
  Surah An - Nazi`at {79}
Kolom 7B
  Surah `Abasa  {80}
Kolom 8B
  Surah At - Takwir  {81}
Kolom 9B
  Surah Al - Infitar  {82}
Kolom 10B
  Surah Al - Mutaffifin {83}
Kolom 11 B
  Surah Al - Insyiqaq {84}
Kolom 12 B
  Surah Al - Buruj  {85}
Kolom 13 B
  Surah At - Tariq  {86}
Kolom 14B
  Surah Al - A`la {87}
Kolom 15 B
  Surah Al-Ghasyiyah {88}
Kolom 16B
  Surah Al - Fajr {89}
Kolom 17B
  Surah Al - Balad  {90}
Kolom 18B
  Surah Asy - Syams {91}
Kolom 9B
  Surah Al - Lail  {92}
Kolom 20B
  Surah Ad - dhuha  {93}
Kolom 21 B
  Surah Al-Insyirah  {94}
Kolom 22 B
  Surah At - Tin  {95}
Kolom 23 B
  Surah Al-`Alaq {96}
Kolom 24B
  Surah Al - Qadr {97}
Kolom 11 B
  Surah Al - Bayyinah  {98}
Kolom 12 B
  Surah Az - Zalzalah   {99}
Kolom 13 B
  Surah Al - `Adiyat   {100}
Kolom 14B
  Surah Al - Qari`ah {101}
Kolom 15 B
  Surah At - Takasur {102}
Kolom 16B
  Surah Al - `Asr  {103}
Kolom 17B
  Surah Al - Humazah   {104}
Kolom 18B
  Surah Al - Fil {105}
Kolom 9B
  Surah Al - Quraisy   {106}
Kolom 20B
  Surah Al - Ma`un   {107}
Kolom 21 B
  Surah Al- Kautsar  {108}
Kolom 22 B
  Surah Al - Kafirun  {109}
Kolom 23 B
  Surah An - Nasr  {110}
Kolom 24B
  Surah Al - Lahab {111}
Kolom 11 B
  Surah Al - Ikhlas   {112}
Kolom 12 B
  Surah Al - Falaq   {113}
Kolom 13 B
  Surah An - Nas    {114}
Kolom 14B

•••••••• *** ••••••••




Video murottal sheikh mishari rashid al-afasy


  


BIOGRAFI SYEIKH Mishari Rashid AL-AFASY



                     ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB 

Bismillahirohmanirrohim sebelum memulai memulai membaca artikel ini alangkah baiknya kita memuji Allah dengan membaca hamdalah,  Alhamdulillahirrohmanirrohim , Segala puji bagi Allah tuhan semesta Alam, yang telah memberikan kita rahmat dan hidayahnya , sehinggah saya bisa melanjutkan menulis artikel ini ,tidak lupa  sholawat serla salam kita haturkan kepada junjungan kita nabi akhiruzzaman nabi muhammad  saw. semoga Allah memberikan hidayah kepada kita yang penuh dengan dosa ini , Aamiin
Sebelum melangkah ke inti artikel mengenai murottal Syeikh Mishari Rashid Al-afasy 30 juz ,setelah saya sebelumnya menulis artikel yang serupa murottal syeikh abdurrahman al- ausi 30 juz , alangkah baiknya kita sedikit mengenal biografi beliau Syeikh Mishari Rshid Al-afasy .

BIOGRAFI SYEIKH MISHARI RASHID AL-AFASY

Shaikh Mishary Rashid Al-afasy adalah seorang imam, qari, dan hafidz Quran asal Kuwait. yang terkenal dengan suaranya yang sangat merdu dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an ,Ada banyak sekali video tilawah beliau yang beredar di internet dan banyak digemari oleh banyak orang di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Nama lengkap beliau Syaikh Mishary Rashid Ghareeb Mohammed Rashid Al-Afasy , lahir pada hari Ahad, 11 Ramadhan 1396 H / 1976 M di Kuwait. Beliau adalah seorang qori', munsyid, hafiz dan imam berkebangsaan Kuwait. Beliau juga imam masjid Al-Kabir di kota Kuwait. Ia yang memimpin dan juga menjadi imam shalat Taraweh pada setiap tahunnya. Ia pernah belajar di perguruan tinggi Al-Qur'an dan juga di Universitas Madinah Al-Munawwarah. Beliau merupakan spesialis dalam masalah Al-Qur'an terutama dalam masalah bacaan. Beliau juga telah mendapatkan sertifikat oleh sejumlah ulama di bidang Al-Qur'an. Syekh Alafasy menikah dan memiliki dua anak perempuan. Dia juga dijuluki Abu Nora.

PRESTASI

Pada tanggal 25 Oktober 2008, Sheikh Mishary dianugerahi Oscar Kreativitas Arab pertama oleh Uni Kreativitas Arab di Mesir. Acara ini disponsori oleh Sekretaris Jenderal Liga Arab Amr Mousa Bapak sebagai pengakuan Sheikh Mishary Alafasy peran dalam mempromosikan prinsip-prinsip dan ajaran Islam memanfaatkan teknologi modern untuk menyampaikan pesan damai Islam.

Pada 24 Maret 2007 Sheikh Mishary melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dan mengunjungi tiga masjid: Islamic Center di California Irvine, Islamic Institute of Orange County di California, dan ICD (Islamic Center of Detroit) di Michigan. Rekaman audio bacaan selama kunjungannya ke Amerika dapat ditemukan di situsnya, dan juga di YouTube atau MukminTV.

Pada September 2009, Sheikh Mishary melakukan perjalanan ke ICOI atau Pusat Islam Irvine, tetapi harus pergi lebih awal karena untuk keluarga darurat. Pada bulan agustus 2009 Syaikh Alafasy merilis sebuah nasyid yang diberi nama "Ramadhan" dimana ia mengkombinasikan 3 bahasa. bahasa arab, inggris dan perancis dalam nasyid tersebut.

PENGALAMAN HAFALAN

Beliau sudah menyetor dan memurojaah hafalan Al Qur'an beliau pada beberapa Syaikh, antara lain:

• Syaikh / Ahmed Bin Abd-AlAziz Azziat (Semoga Allah merahmatinya)

• Sheikh Ali Shehatah Ibraheem Al-Samannodi

• Sheikh Abd Al-Rafea Ridwan El-Sharqawy

• Sheikh Ahmed Al-Esa Moaserawy

BIOGRAFI



NAMA        : Syaikh Mishary Rashid Ghareeb Mohammed Rashid Al-Afasy

LAHIR        : Ahad, 11 Ramadhan 1396 H / 1976 M di Kuwait.

STATUS     : Menikah dan memiliki dua putri dan dua putra

STUDI         : Beliau belajar Qira’at Sepuluh dan Tafsir di Universitas Islam Madinah,                               Fakultas Al-Qur’an Al-Karim dan Kajian Keislaman.

SALURAN   : Alafasy TV dan Alafasy Q

Syaikh Misyari Rasyid Al-Afasy adalah imam dan khatib di Masjid Syaikh Jabir Ibn Al-‘Ali serta imam 10 malam terakhir Ramadhan di Masjid Al-Kabir (Masjid Agung) Kuwait. 

SYEIKH MISHARI AL-AFASY ON INSTAGRAM 



STREMING VIDEO SYEIK MISHARI RASHID AL-AFASY









TAFSIR SURAH AL-FALAQ

Surah Al-Falaq adalah surah ke-113 dalam Al-Qur'an. Nama Al-Falaq diambil dari kata Al-Falaq yang terdapat pada ayat pertama surah ini yang artinya waktu subuh. Surat ini tergolong surah Makkiyah.
Inti dari Surah ini adalah perintah agar umat manusia senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT menghadapi segala keburukan yang tersembunyi.



Artinya : 
Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang mengembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.”

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Isam, telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad Az-Zubairi, telah menceritakan kepada kami Hasan ibnu Saleh, dari Abdullah ibnu Muhammad ibnu Aqil, dari Jabir yang mengatakan bahwa al-falaq artinya subuh.
Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya, "Al-falaq" bahwa makna yang dimaksud ialah subuh. Dan telah diriwayatkan halyangsemisal dari Mujahid, Sa'id ibnu Jubair, Abdullah ibnu Muhammad ibnu Aqil, Al-Hasan, Qatadah, Muhammad ibnu Ka'b Al-Qurazi, Ibnu Zaid, dan Malik, dari Zaid ibnu Aslam.
Al-Qurazi. Ibnu Zaid, dan Ibnu Jarir mengatakan bahwa makna yang dimaksud sama dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat yang lain, yaitu:

فالِقُ الْإِصْباحِ

 Dia menyingsingkan pagi. (Al-An'am: 96)

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya, "Al-falaq," bahwa makna yang dimaksud ialah makhluk. Hal yang sama telah dikatakan oleh Ad-Dahhak, bahwa Allah memerintahkan kepada Nabi-Nya untuk membaca ta'awwuz dari kejahatan semua makhluk-Nya.
Ka'bul Ahbar mengatakan bahwa al-falaq adalah nama sebuah penjara di dalam neraka Jahanam; apabila pintunya dibuka, maka semua penghuni neraka menjerit karena panasnya yang sangat. Ibnu Abu Hatim meriwayatkannya, untuk itu ia mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Suhail ibnu Usman, dari seorang lelaki, dari As-Saddi, dari Zaid ibnu Ali, dari kakek moyangnya, bahwa mereka telah mengatakan bahwa al-falaq adalah nama sebuah sumur di dasar neraka Jahanam yang mempunyai tutup. Apabila tutupnya dibuka, maka keluarlah darinya api yang menggemparkan neraka Jahanam karena panasnya yang sangat berlebihan. Hal yang sama telah diriwayatkan dari Amr ibnu Anbasah dan As-Saddi serta lain-lainnya.
Sehubungan dengan hal ini telah ada sebuah hadis marfu' yang berpredikat munkar; untuk itu Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Ishaq ibnu Wahb Al-Wasiti, telah menceritakan kepada kami Mas'ud ibnu Musa ibnu Misykan Al-Wasiti, telah menceritakan kepada kami Nasr ibnu Khuzaimah Al-Khurrasani, dari Syu'aib ibnu Safwan, dari Muhammad ibnu Ka'b Al-Qurazi, dari Abu Hurairah, dari Nabi Saw. yang telah bersabda:

                             «الْفَلَقُ جُبٌّ فِي جَهَنَّمَ مُغَطَّى»

Falaq adalah sebuah sumur di dalam neraka Jahanam yang mempunyai penutup.
Sanad hadis ini garib dan predikat marfu'-nya tidak sahih.
Abu Abdur Rahman Al-Habli telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya, bahwa al-falaq adalah nama lain dari neraka Jahanam.
Ibnu Jarir mengatakan bahwa yang benar adalah pendapat yang pertama, yaitu yang mengatakan bahwa sesungguhnya falaq adalah subuh. Pendapat inilah yang sahih dan dipilih oleh Imam Bukhari di dalam kitab sahihnya.
Firman Allah Swt:



dari kejahatan makhluk-Nya, 
(Dari kejahatan apa yang telah diciptakan-Nya) yaitu dari kejahatan makhluk hidup yang berakal dan yang tidak berakal; serta dari kejahatan benda mati seperti racun dan lain sebagainya.
Yakni dari kejahatan semua makhluk. Sabit Al-Bannani dan Al-Hasan Al-Basri telah mengatakan bahwa Jahanam, Iblis, dan keturunannya termasuk makhluk yang diciptakan oleh Allah Swt.
Firman Allah Swt.:

dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, 

(Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita)artinya dari kejahatan malam hari apabila telah gelap, dan dari kejahatan waktu purnama apabila telah terbenam.
Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah bila matahari telah tenggelam; demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Mujahid. Hal yang sama telah dikatakan oleh Ibnu Abu Najih, dari Mujahid. Dan hal yang sama telah dikatakan oleh Ibnu Abbas, Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi. Ad-Dahhak. Khasif. Al-Hasan, dan Qatadah, bahwa sesungguhnya makna yang dimaksud ialah malam hari apabila datang dengan kegelapan.
Az-Zuhri mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. (Al-Falaq: 3) Yakni matahari apabila telah tenggelam.
Telah diriwayatkan pula dari Atiyyah dan Qatadah sehubungan dengan makna firman-Nya: apabila telah gelap gulita. (Al-Falaq: 3) Yaitu malam hari bila telah pergi.
Abu Mihzan mengatakan dari Abu Hurairah sehubungan dengan makna firman-Nya: dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. (Al-Falaq: 3) Bahwa makna yang dimaksud ialah bintang.
Ibnu Zaid mengatakan, dahulu orang-orang Arab mengatakan bahwa al-gasiq artinya jatuhnya bintang surayya. Berbagai penyakit dan Ta'un mewabah seusai jatuhnya bintang surayya, dan menjadi Lenyap dengan sendirinya bila bintang surayya terbit. Yang dimaksud dengan jatuh ialah tenggelam.
Ibnu Jarir mengatakan bahwa di antara asar yang bersumber dari mereka ialah apa yang diceritakan kepadaku oleh Nasr Ibnu Ali, telah menceritakan kepadaku Bakkar, dari Abdullah keponakan Hammam, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdul Aziz ibnu Umar, dari Abdur Rahman ibnu Auf, dari ayahnya, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, dari Nabi Saw. sehubungan dengan makna firman-Nya: dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. (Al-Falaq: 3) Lalu beliau Saw. bersabda, bahwa makna yang dimaksud ialah bintang bila telah tenggelam.
Menurut hemat saya, predikat marfu' hadis ini tidak sahih sampai kepada Nabi Saw. Ibnu Jarir mengatakan, ulama lainnya mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah rembulan. Menurut hemat saya, yang dijadikan pegangan oleh orang-orang yang berpendapat demikian ialah apa yang telah diriwayatkan oleh Imam Ahmad.
Disebutkan bahwa telah menceritakan kepada kami Abu Daud Al-Hafri, dari Ibnu Abu Zi-b, dari Al-Haris ibnu Abu Salamah yang mengatakan bahwa Siti Aisyah r.a. telah mengatakan bahwa Rasulullah Saw. memegang tangannya, lalu memperlihatkan kepadanya rembulan saat terbitnya, kemudian beliau Saw. bersabda:

«تَعَوَّذِي بِاللَّهِ مِنْ شَرِّ هَذَا الْغَاسِقِ إِذَا وَقَبَ»

Mohonlah perlindungan kepada Allah dari kejahatan rembulan ini apabila telah tenggelam.

Imam Turmuzi dan Imam Nasai telah meriwayatkan di dalam kitab tafsir dari kitab sunan masing-masing melalui hadis Muhammad ibnu Abdur Rahman ibnu Abu Zi-b, dari pamannya (yaitu Al-Haris ibnu Abdur Rahman) dengan lafazyang sama; dan Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan sahih. Lafaznya berbunyi seperti berikut:

«تَعَوَّذِي بِاللَّهِ مِنْ شَرِّ هَذَا فَإِنَّ هَذَا الْغَاسِقُ إِذَا وَقَبَ»

Mohonlah perlindungan kepada Allah dari kejahatan (rembulan) ini, yaitu apabila ia telah tenggelam.
Menurut lafaz Imam Nasai disebutkan seperti berikut:

«تَعَوَّذِي بِاللَّهِ مِنْ شَرِّ هَذَا، هَذَا الْغَاسِقُ إِذَا وَقَبَ»


Mohonlah perlindungan kepada Allah dari kejahatan (rembulan) ini, yaitu apabila ia telah tenggelam.

Orang-orang yang mengatakan pendapat pertama mengatakan bahwa rembulan merupakan pertanda malam hari bila telah muncul, dan ini tidaklah bertentangan dengan pendapat kami. Karena sesungguhnya rembulan merupakan pertanda malam hari dan rembulan tidak berperan kecuali hanya di malam hari. Demikian pula halnya dengan bintang-bintang; bintang-bintang tidak dapat bersinar kecuali di malam hari; dan hal ini sejalan dengan pendapat yang kami katakan; hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.
Firman Allah Swt.:

(Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus) yaitu tukang-tukang sihir wanita yang menghembuskan sihirnya (pada buhul-buhul) yang dibuat pada pintalan, kemudian pintalan yang berbuhul itu ditiup dengan memakai mantera-mantera tanpa ludah. Zamakhsyari mengatakan, sebagaimana yang telah dilakukan oleh anak-anak perempuan Lubaid yang telah disebutkan di atas tadi.

Mujahid, Ikrimah. Al-Hasan. Qatadah. dan Ad-Dahhak telah mengatakan bahwa yang dimaksud ialah wanita-wanita penyihir. Mujahid mengatakan bahwa yaitu apabila wanita-wanita penyihir itu mengembus pada buhul-buhulnya.
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abdul A'la, telah menceritakan kepada kami Ibnu Saur, dari Ma'mar, dari Ibnu Tawus, dari ayahnya yang mengatakan bahwa tiada suatu perbuatan pun yang lebih mendekati kepada kemusyrikan selain dari ruqyatul hayyah dan majanin, yakni sejenis perbuatan sihir.
Di dalam hadis lain disebutkan bahwa Malaikat Jibril datang kepada Nabi Saw., lalu bertanya, "Hai Muhammad, apakah engkau sakit?" Nabi Saw. menjawab, "Ya." Jibril berkata (yakni berdoa):

باسم اللَّهِ أَرْقِيكَ مِنْ كُلِّ دَاءٍ يُؤْذِيكَ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ حَاسِدٍ وَعَيْنٍ، اللَّهُ يَشْفِيكَ

Dengan menyebut nama Allah aku meruqyahmu dari semua penyakit yang mengganggumu dan dari kejahatan setiap orang yang dengki dan kejahatan pandangan mata; semoga Allah menyembuhkanmu.

Barangkali hal ini terjadi di saat Nabi Saw. sakit akibat terkena sihir, kemudian Allah Swt. menyelamatkan dan menyembuhkannya, dan menolak rencana jahat para penyihir dan orang-orang yang dengki dari kalangan orang-orang Yahudi, lalu menimpakannya kepada mereka dan menjadikan kehancuran mereka oleh tipu muslihat mereka sendiri hingga mereka dipermalukan. Tetapi sekalipun mendapat perlakuan demikian, Rasulullah Saw. tidak menegur atau mengecam pelakunya di suatu hari pun, bahkan beliau merasa cukup hanya meminta pertolongan kepada Allah, dan Dia menyembuhkan serta menyehatkannya.
Imam Ahmad mengatakan. telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah, telah menceritakan kepada kami Al-A'masy, dari Yazid ibnu Hibban, dari Zaid ibnu Arqam yang mengatakan bahwa seorang lelaki Yahudi menyihir Nabi Saw. Karena itu, beliau merasa sakit selama beberapa hari.
Lalu datanglah Jibril dan berkata, "Sesungguhnya seorang lelaki Yahudi telah menyihirmu dan membuat suatu buhul yang ditujukan terhadapmu, lalu ia meletakkannya di dalam sumurmu.'" Lalu Rasulullah Saw. menyuruh seseorang untuk mengambil buhul tersebut dari dalam sumur yang dimaksud. Setelah buhul itu dikeluarkan dari sumur, lalu diberikan kepada Rasulullah Saw. dan beliau membukanya, maka dengan serta merta seakan-akan Rasulullah Saw. baru terlepas dari suatu ikatan. Dan Rasulullah Saw. tidak pernah menyebutkan lelaki Yahudi itu dan tidak pula melihat mukanya sampai beliau wafat.
Imam Nasai telah meriwayatkan hadis ini dari Hamad, dari Abu Mu'awiyah alias Muhammad ibnu Hazim Ad-Darir.
Imam Bukhari mengatakan di dalam Kitabut Tib, dari kitab sahihnya, bahwa telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Muhammad yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Sufyan ibnu Uyaynah mengatakan bahwa orang yang mula-mula menceritakan kisah ini kepada kami adalah ibnu Juraij. Ia mengatakan, telah menceritakan kepadaku keluarga Urwah, dari Urwah, lalu aku menanyakan tentangnya kepada Hisyam, maka Hisyam mengatakan bahwa Urwah memang pernah menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Aisyah r.a. yang mengatakan bahwa dahulu Rasulullah Saw. pernah disihir hingga beliau beranggapan bahwa dirinya telah mendatangi istri-istrinya, padahal tidak.
Sufyan selanjutnya mengatakan bahwa sihir jenis ini merupakan sihir yang paling keras, bila pengaruhnya demikian. Lalu Rasulullah Saw. bersabda:

«يَا عَائِشَةُ أَعْلِمْتِ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَفْتَانِي فِيمَا اسْتَفْتَيْتُهُ فِيهِ؟ أَتَانِي 

رَجُلَانِ فَقَعَدَ أَحَدُهُمَا عِنْدَ رَأْسِي وَالْآخَرُ عِنْدَ رِجْلَيِّ، فَقَالَ الَّذِي عِنْدَ 

رَأْسِي لِلْآخَرِ: مَا بَالُ الرَّجُلِ؟ قَالَ: مَطْبُوبٌ  ، قَالَ: وَمَنْ طَبَّهُ، قال لَبِيَدُ

 بْنُ أَعْصَمَ رَجُلٌ مِنْ بَنِي زُرَيْقٍ حليف اليهود كان منافقا، قال: وَفِيمَ؟ 

قَالَ: فِي مُشْطٍ وَمُشَاقَةٍ ، قَالَ: وَأَيْنَ؟ قَالَ: فِي جُفِّ طَلْعَةِ ذَكَرٍ 

تَحْتَ رَعُوفَةٍ  في بئر ذروان»


Hai Aisyah, tahukah engkau bahwa Allah telah memberiku nasihat tentang masalah yang aku telah memohon petunjuk dari-Nya mengenainya" Dua orang lelaki datang kepadaku yang salah seorangnya duduk di dekat kepalaku, sedangkan yang lainnya duduk di dekat kakiku. Maka orang yang ada di dekat kepalaku berkata kepada temannya, "Mengapa lelaki ini?” Ia menjawab, "Terkena sihir.” Orang yang berada dekat kepalaku bertanya, "Siapakah yang menyihirnya?” Ia menjawab, "Lubaid ibnu A 'sam, seorang lelaki dari Bani Zuraiq teman sepakta orang-orang Yahudi, dia adalah seorang munafik.” Yang berada di dekat kepalaku bertanya, "Dengan apa?” Ia menjawab, "Sisir dan rambut.” Orang yang berada di dekat kepalaku bertanya, ' 'Di taruh di mana?'' Ia menjawab, "Di dalam mayang kurma jantan di bawah sebuah batu di dalam sumur Zirwan."

Siti Aisyah melanjutkan kisahnya, bahwa lalu Rasulullah Saw. mendatangi sumur tersebut dan mengeluarkannya, kemudian beliau bersabda:

«هَذِهِ الْبِئْرُ الَّتِي أُرِيتُهَا وَكَأَنَّ مَاءَهَا نقاعة الحناء وكأن نخلها رؤوس الشياطين»

Inilah sumur yang diperlihatkan kepadaku dalam mimpiku; airnya seakan-akan seperti warna pacar (merah) dan pohon-pohon kurmanya seakan-akan seperti kepala-kepala setan.
Kemudian benda itu dikeluarkan dan dikatakan kepada beliau Saw., "Tidakkah engkau membalikkannya?" 

Rasulullah Saw. menjawab:

«أَمَّا اللَّهُ فَقَدْ شَفَانِي وَأَكْرَهُ أَنْ أُثِيرَ عَلَى أَحَدٍ مِنَ النَّاسِ شَرًّا»


Ingatlah, demi Allah, sesungguhnya Allah telah menyembuhkan diriku, dan aku tidak suka menimpakan suatu keburukan terhadap seseorang.


Dan Imam Bukhari meng-isnad-kan hadis ini melalui Isa ibnu Yunus, Abu Damrah alias Anas ibnu Iyad, Abu Usamah, dan Yahya Al-Qattan, yang di dalamnya disebutkan bahwa Aisyah r.a. mengatakan bahwa beliau Saw. sering berilusi seakan-akan telah melakukan sesuatu padahal tidak. Dalam riwayat ini disebutkan pula bahwa setelah itu Nabi Saw. memerintahkan agar sumur tersebut dimatikan, lalu ditimbun.
Imam Bukhari menyebutkan bahwa hadis ini diriwayatkan pula oleh Ibnu Abuz Zanad dan Al-Lais ibnu Sa'd, dari Hisyam. Imam Muslim meriwayatkannya melalui hadis Abu Usamah alias Hammad ibnu Usamah dan Abdullah ibnu Namir. Imam Ahmad meriwayatkannya dari Affan, dari Wahb, dari Hisyam dengan sanad yang sama.
Imam Ahmad meriwayatkannya pula dari Ibrahim ibnu Khalid, dari Ma'mar, dari Hisyam, dari ayahnya, dari Aisyah yang menceritakan bahwa Nabi Saw. tinggal selama enam bulan sering mengalami seakan-akan mengerjakan sesuatu, padahal kenyataannya tidak. Kemudian datanglah kepadanya dua malaikat, salah seorang duduk di dekat kepalanya, sedangkan yang lain duduk di dekat kakinya.
Salah seorangnya berkata kepada yang lain, "Kenapa dia?" Yang lain menjawab, "Terkena sihir." Ia bertanya, "Siapakah yang menyihirnya?" Yang lain menjawab, "Labid ibnul A'sam," lalu disebutkan hingga akhir hadis.
Al-Ustaz Al-Mufassir As-Sa'labi telah menyebutkan di dalam kitab tafsirnya, bahwa ibnu Abbas dan Aisyah pernah menceritakan bahwa pernah ada seorang pemuda Yahudi menjadi pelayan Rasulullah Saw. Lalu orang-orang Yahudi mempengaruhi pemuda itu dengan gencarnya hingga pemuda itu mau menuruti kemauan mereka. Maka ia mengambil beberapa helai rambut Rasulullah Saw. dan beberapa buah gigi sisir yang biasa dipakai oleh beliau Saw., setelah itu kedua barang tersebut ia serahkan kepada orang-orang Yahudi.
Lalu mereka menyihir Nabi Saw. melalui kedua benda itu, dan orang yang melakukannya adalah salah seorang dari mereka yang dikenal dengan nama Ibnu A'sam. Kemudian kedua barang tersebut ia tanam di dalam sebuah sumur milik Bani Zuraiq yang dikenal dengan nama Zirwan. Maka Rasulullah Saw. mengalami sakit dan rambut beliau kelihatan rontok. Beliau tinggal selama enam bulan seakan-akan mendatangi istri-istrinya, padahal kenyataannya tidak, dan beliau kelihatan gelisah dan tidak mengetahui apa yang telah terjadi pada dirinya.
Ketika beliau sedang tidur, tiba-tiba ada dua malaikat datang kepadanya. Maka salah seorangnya duduk di dekat kepalanya, sedangkan yang lain duduk di dekat kakinya. Malaikat yang ada di dekat kakinya bertanya kepada malaikat yang ada di dekat kepalanya, "Apakah yang dialami oleh lelaki ini?" Ia menjawab, "Pengaruh Tib." Yang ada di dekat kakinya bertanya, "Apakah Tib itu?" Ia menjawab, "Sihir." Yang ada di dekat kakinya bertanya "Siapakah yang menyihirnya?" Ia menjawab, "Labid Ibnul A'sam, seorang Yahudi." Malaikat yang ada di dekat kakinya bertanya, "Dengan apakah ia menyihirnya?" Ia menjawab, "Dengan rambutnya dan gigi sisirnya." Yang ada di dekat kakinya bertanya, "Di manakah hal itu diletakkan?" Ia menjawab, "Di dalam mayang kurma jantan di bawah batu yang ada di dalam sumur Zirwan."
Al-juff artinya. kulit mayang kurma. Dan ar-raufah adalah sebuah batu yang di dalam sumur, tetapi menonjol digunakan untuk tempat berdirinya orang yang mengambil air.
Maka Rasulullah Saw. terbangun dalam keadaan terkejut, lalu bersabda: Hai Aisyah, tidakkah engkau mengetahui bahwa Allah telah menceritakan kepadaku tentang penyakitku ini.
Lalu Rasulullah Saw. menyuruh Ali, Az-Zubair, dan Ammar ibnu Yasir untuk mengeringkan sumur tersebut; maka mereka bertiga mengeringkan sumur itu, yang airnya kelihatan seakan-akan seperti warna pacar (merah). Mereka bertiga mengangkat batu itu dan mengeluarkan mayang kurma yang ada di bawahnya. Maka ternyata di dalamnya terdapat beberapa helai rambut Rasulullah Saw. dan beberapa gigi sisirnya, dan tiba-tiba di dalamnya terdapat benang yang berbuhul (mempunyai ikatan) sebanyak dua belas ikatan yang ditusuk dengan jarum.
Maka Allah menurunkan dua surat Mu'awwizatain, dan setiap kali Rasulullah Saw. membaca suatu ayat dari kedua surat tersebut, beliau merasa agak ringan, hingga terlepaslah semua ikatan benang itu dan bangkitlah beliau seakan-akan baru terlepas dari ikatan. Sedangkan Jibril a.s. mengucapkan:  Dengan menyebut nama Allah aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang mengganggumu dari orang yang dengki dan pandangan mata yang jahat; semoga Allah menyembuhkanmu.
Setelah itu mereka berkata, "Wahai Rasulullah, bolehkah kami menangkap orang yang jahat itu dan membunuhnya?" Rasulullah Saw. menjawab:

"أما أَنَا فَقَدَ شَفَانِي اللَّهُ، وَأَكْرَهُ أَنْ يُثِيرَ عَلَى النَّاسِشَرًّا"


Adapun diriku telah disembuhkan oleh Allah, dan aku tidak suka menimpakan keburukan terhadap orang lain.

Demikianlah bunyi hadis ini tanpa isnad, di dalamnya terdapat hal yang garib dan pada sebagiannya terdapat mungkar yang parah, dan sebagiannya lagi ada yang diperkuat oleh hadis-hadis yang telah disebutkan di atas. Hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.



dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.”

(Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki) atau apabila ia menampakkan kedengkiannya lalu berusaha atas kedengkian yang dipendamnya itu, sebagaimana yang telah dikerjakan oleh Lubaid si Yahudi tadi; dia termasuk orang-orang yang dengki terhadap Nabi saw. Ketiga jenis kejahatan yang disebutkan sesudah lafal Maa Khalaq, padahal semuanya itu telah terkandung di dalam maknanya, hal ini tiada lain mengingat kejahatan yang ditimbulkan oleh ketiga perkara tersebut sangat parah.

BIOGRAFI IMAM AN-NAWAWI

Assalamu'alaikum wr.wb 
Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua berupa kesehatan sehinggah saya bisa melanjutkan menulis artikel tengtang biografi orang-orang soleh dan sahabat semua masih bisa untuk mengunjungi lagi blog saya ini ,tidak lupa sholawat serta salam tetap kita limpahkan kehadirat baginda nabi muhammad SAW. yang telah menujukan kita mana yang haq dan mana yang buruk sehingga kita tidak tersesat hingga saat inj dan semoga Allah tetap melimpah hidayah nya kepada kita semua sehinggah kita tetap dalam keadaan iman,islam hinggah hari akhir kita nanti Aamiin .



An-Nawawi  adalah seorang imam, al-hafizh, istimewa, teladan, syaikhul Islam, simbol para wali, Muhyiddin Abu Zakariyya Yahya bin Syarf bin Murri al-Hazzami al-Hawaribi asy-Syafi'i, pemilik banyak karangan yang bermanfaat.



Nasab ,Dan Tempat Lahir 


Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H, kemudian pindah ke Damaskus pada tahun 649 dan tinggal di ar-Rawahiyah. Ketika mengeyam pendidikan sekolah, beliau menghafal at-Tanbih dalam empat setengah bulan, dan membaca dengan hafalan seperempat al-Muhadzdzab pada sisa tahun itu kepada Syaikh al-Kamal bin Ahmad. Kemudian beliau berhaji bersama ayahnya dan tinggal di Madinah selama satu setengah bulan, namun beliau menderita sakit dalam kebanyakan perjalanannya.
Syaikh Abul Hasan bin al-aththar ,menyebutkan bahwa Syaikh Muhyiddin (imam an-nawawi) mengisahkan kepadanya: “Dahulu, saya membaca setiap hari 12 materi pelajaran kepada para syaikh yang disertai syarah dan pen-tashhih-an: dua pelajaran al-Wasith, satu pelajaran al-Muhadzdzab, satu pelajaran menggabungkan antara Shahihain(mungkin ini terhitung dua mata pelajaran sehingga tepat jumlahnya 12, wallahu a'lam) ,satu pelajaran Shahih Muslim, satu pelajaran al-Luma’ karya Ibnu Janiy, satu pelajaran ilmu mantik, satu pelajaran Sharaf, satu pelajaran ushul fiqh, satu pelajaran nama-nama rijal, dan satu pelajaran ushuluddin.


 Para syaikh beliau 

Imam an-Nawawi  mendengarkan hadits dari ar-Ridha bin al-Burhan, ‘Abdul ‘Aziz bin Muhammad al-Anshari, Zainuddin bin ‘Abdid Daim, Imaduddin ‘Abdul Karim al-Harastani, Zainuddin Khalaf bin Yusuf, Taqiyyuddin bin Abil Yusri, Jamaluddin bin Shairafi, Syamsuddin bin Abi Umar, dan yang setingkat dengan mereka.
Beliau telah mendengarkan Kutubus Sittah, al-Musnad, al-Muwaththa’, Syarhus Sunnah al-Baghawi, Sunan ad-Daraquthni, dan masih banyak lagi.
Beliau membaca Jl-Kamal karya Al-Hafizh 'Abdul  Ghani 'Alauddin, mempelajari syarah hadits-hadits ash-Shahihain dari Muhaddits Abu Ishaq Ibrahim bin 'Isa al-Muradi, mempelajari ushul dari Qadhi at-Taflisi, mempelajari fiqh dari al-Kamal Ishaq al-Maghribi, Syamsuddin 'Abdurrahman bin Muh, 'Izzuddin Umar bin Sa’ad al-Irbili, al-Kamal Salar al-lrbili, mempelajari nahwu dari Syaikh Ahmad al-Mishri dan selainnya, dan beliau membacakan kepada lbnu Malik salah satu kitab karangannya.
Beliau senantiasa aktif mempelajari, mengarang, menyebarkan ilmu, ibadah, wirid-wirid, puasa, dzikir, sabar atas sempitnya penghidupan berupa makanan pokok, pakaian kulit kasar, dan sorban Syabkhatani kecil.

 Murid-Murid Beliau 

Banyak ulama' yang lahir dari hasil didikan beliau, di antaranya al-Khathib Shadruddin Sulaiman al-Ja'fari, Syihabuddin Ahmad bin Ja’wan, Syihabuddin, al-Arbadi, 'alauddin bin al-'aththar dan mengambil hadits darinya lbnu Abil Fath, al-Mizzi, dan Ibnul ‘Aththar.

 Kesungguhan Dalam hafalan 

Ibnul al-'aththar berkata: “Syaikh an-Nawawi mengisahkan dirinya kepadaku bahwasanya beliau tidak menyia-nyiakan waktunya, baik di siang hari maupun malam hari, sampai pun di jalan. Beliau menekuni hal ini selama 6 tahun, kemudian beliau mulai mengarang, mengajar, memberi nasehat, dan menyampaikan al-haq.”
lbnul ‘Aththar berkata: “Bersamaan dengan kesungguhan beliau mengarahkan jiwanya, mengamalkan sikap wara' yang detail, muraqabah, mensucikan jiwa dari semua kotoran dan memalingkannya dari ambisinya, maka beliau juga menghafal hadits, bidang-bidangnya, para perawi, shahih dan cacatnya, serta beliau tokoh di dalam ilmu mazhab asy-Syafi'i.”
Syaikh ar-Rasyid bin al-Mu'allim, berkata: “Saya telah mengkritik Syaikh Muhyiddin (Imam an-Nawawi) tentang perkara tidak masuknya beliau ke wc, kesempitan hidup dalam makanan, pakaian, dan keadaannya. Saya khawatir beliau tertimpa sakit yang akan menghalangi keaktifannya, maka beliau menjawab: “Si fulan berpuasa dan beribadah kepada Allah sampai menjadi dingin kulitnya”.
Beliau berpantang dari makan buah dan mentimun, beliau berkata: “Saya khawatir ia mengenakkan jasmaniku lalu mengundang tidurku.”
Beliau makan hanya sekali dalam sehari semalam dan minum sekali ketika sahur.

 Hasil karya beliau 

Di antara kitab karangan beliau: Syarah Shahih Muslim, Riyadush Shalihin, al-Adzkar, al-Arba'in, al-Irsyad fi 'Ilmil Hadits, at-Taqrib, al-Mubhamat, Tahrirul Alfadz lit Tanbih, aI-‘Umdah fi Tashhih at-Tanbih, aI-Idhah fil Manasik (hmasih ada tiga kitab manasik lainnya), at-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur'an, aI-Fatawa, ar-Raudhah, syarh aI-Muhadzdzab sampai bab Musharrat (ternak yang tidak diperah susunya agar penuh) dalam 4 jilid, Syarah sebagian Shahih al-Bukhari, sebagian al-Wasith, sebagian hukum, sejumlah nama perawi dan bahasa, Musawwadah tentang tingkatan fuqaha', dan sebagian at-Tahqiq fil Fiqh hingga bab Shalat Musafir.

  Wara'nya 

Beliau tidak menerima sesuatu pun dari seseorang kecuali sedikit dari orang yang tidak menyibukkannya. Seorang faqir menghadiahkan untuknya sebuah teko maka beliau menerimanya. Pernah Syaikh Burhanuddin al-Iskandarani memintanya dengan sangat untuk berbuka puasa di tempatnya, maka Syaikh an-Nawawi berkata: “Bawa kemari makanan itu lalu kita akan berbuka seadanya”, maka beliau pun makan dari makanan itu yang terdiri dari dua menu, serta terkadang saja Syaikh memasukkan dua bumbu.

 Wafat beliau 

Syaikh an-Nawawi melakukan perjalanan kemudian menziarahi Baitul Maqdis, lalu kembali ke Nawa. Beliau sakit di rumah orang tuanya, hingga akhirnya kematian menjemput beliau pada 24 Rajab 676 H.
Syaikh Quthubuddin al-Yunaini berkata: “Beliau seorang yang tidak ada duanya di zamannya dalam amal, wara', ibadah, menyedikitkan harta dunia, serta beliau berdiri mengkritik Raja azh-Zhahir di gedung pengadilan bukan hanya sekali. Diriwayatkan ucapan Raja azh-Zhahir: Saya gemetar menghadapinya.”
Beliau menjabat di Darul Hadits tahun 665 H setelah Abu Syamah hingga beliau meninggal, semoga Allah mensucika rohaninya. aamiin

Alhamdulillah Allah masih memberikan kita kesehatan sehingga kita masih dapat mengetahui sejarah seorang imam yang masyhur  seperti imam An-Nawawi .seperti itulah perjuangan para orang - orang soleh yang memiliki tingkat keilmuan yang tinggi, sehingga nama beliau yang tetap dikenal sebagai ulama' yang masyhur bukan hanya di jamannya tapi hingga saat ini , semoga kita bisa sedikit meneladani perilaku beliau ,Aamiin